Misteri Satria langlang Jagad [Masa Pra Kelahiran dan Kelahiran] - 24 January 2009 - Blog - satriaputih212.do.am
Welcome My Site
Login form
Main » 2009 » January » 24 » Misteri Satria langlang Jagad [Masa Pra Kelahiran dan Kelahiran]
7:25 AM
Misteri Satria langlang Jagad [Masa Pra Kelahiran dan Kelahiran]

MISTERI

SINAR ALLAH TUMURUN RAKHMAT INGKANG AGUNG

LAJENG AMBEKTA NUGRAHA GEGAYUTAN LAWAN ALAM NEGARA GENDRA JALMA ALIT GOWO ADEMING DONYA

( Satria Langlang Jagad )

/

MISTERI

SINAR ALLAH TUMURUN RAKHMAT INGKANG AGUNG PRATANDA UJUDING TITAH INGKANG HAMEMAYU

( Satria Putih )
 

A.    MASA PRA KELAHIRAN

Pada masa mendekati keruntuhan pemerintahan orde lama pimpinan Presiden Republik Indonesia yang pertama yaitu Ir.Soekarno,  pada tahun 1964 saat negara bergolak dengan tiada kepastian, perekonomian runtuh, stabilitas politik kacau dimana-mana terdengar isue yang sangat mencemaskan rakyat. Ketika itu banyak terdengar tanda-tanda alam berupa candra sengkala yang konon khabarnya bahwa Wahyu Cakraningkrat bakal oncat dari penguasa negara, padahal menurut para sesepuh dan pinisepuh bahwa wahyu tersebut yang menyandang adalah Ir. Soekarno Presiden RI ke I, lambang jamanpun sudah sering menampakkan diri dengan adanya lintang kemukus di atas Gunung Merapi pada setiap pagi hari menjelang subuh menurut cerita orang-orang dimasa itu. Jelas pada masa itu banyak orang menjadi serba takut akan keadaan yang mereka hadapi, semuanya serba sulit sampai tanaman padipun hancur dimakan tikus, menurut pinisepuh di kala itu bahwa tikus itu adalah tikus utusan Ibu Ratu Mas Segara Kidul untuk persiapan hajatan yang sekaligus bertujuan memporakporandakan keadaan negara dari sektor pertanian sebagai pendukung kekuatan perekonomian negara. Sudah barang tentu penduduk makan seadanya bahkan tikuspun ikut dimakan bersama-sama demi mengisi perut kosong, sehingga kalau keadaan demikian bagaimana kesehatan rakyat pada saat itu ?, maka banyak sekali tumbuh penyakit semacam "pageblug” sehingga dapat dikatakan "esok lara sore mati atau sore lara esuk mati” (pagi sakit sore mati atau sore sakit paginya mati) itulah yang terkenal dengan nama "pageblug suropati” tidak lain semua itu karena ulah teror dari Ibu Ratu Mas Segara Kidul untuk mengusik dan menurunkan Wahyu Cakraningkrat dari peredarannya untuk  dikendalikan kembali oleh Ibu Ratu Mas Segara Kidul.

 

B.   MASA KELAHIRAN

Dari awal kejadian tersebut ada sepasang suami istri (Bp. Amad Subandi dan Ny. Warti) yang hidup dipedesaan di lereng pegunungan Menoreh masuk wilayah Kadipaten Snggelopuro (Loano) yang telah dianugerahi dua orang anak, seorang anak perempuan dan seorang bayi lelaki montok padat penuh berisi yang baru lahir pada hari Senin Pon tanggal 23 Maret 1964 (yang disebut sebagai penulis sekarang ini). Bayi tersebut dianugerahi pusaka nama ........ yang mengandung arti Surya Uriping Titah Ingkang Yekti Ono Negara Owah jadi arti sesungguhnya  dari sandi jawa tersebut adalah "Pancaran sinar hidupnya manusia / bayi yang akan memberi pertanda bakal terjadi perubahan negara”. Sebab menurut konon khabar cerita bahwa sang jabang bayi atau "aku” tersebut ada suatu keanehan yang luar biasa pada saat dilahirkan ke dunia ini hampir membawa maut sang ibunya, betapa tidak dalam menghadapi "perang sabil” sang ibu mengalami pendarahan yang sangat hebat yang biasa disebut oleh orang awan "angkat kidang yang hampir saja menyeret korban nyawa melayang.

Selanjutnya dalam perjalanan menjelang 40 (empat puluh) hari sang jabang bayi  ya "aku” mengalami tanda-tanda keanehan dari pusarnya, setiap menjelang magrib atau tengah malam dengan keadaan alam yang mencekam terdengar suara aneh yang sangat menyayat dan mengerikan bagai longlongan anjing hutan ditengah keheningan malam sungguh sangat mengerikan sampai bulu kuduk merinding disertai angin semilir datang berkelebatlah sinar memantul menuju pusarku  tersebut sehingga pusarku menjadi merah bagai bara dan sang bayi "aku” menangis tiada hentinya.

Para kelompok pinisepuh golongan ilmu putih telah mencoba untuk mendeteksi dan menghalau kekuatan tersebut, namun tiada jawaban bahkan banyak diantara mereka yang lari terbirit-birit bahkan ada yang jatuh pingsan karena tidak kuat menghadapi pancaran kekuatan dan kewibawaan sinar tersebut. Namun dengan pancaran kekuatan sinar tersebut hingga aku berumur 40 (empat puluh) hari malah menjadi semakin bersinar dan nampak kharisma kewibawaannya.

Pada masa kecilku keadaan negara benar-benar kacau dengan meletusnya pemberontakan G 30 / S PKI tahun 1965 yang melanda semua lapisan masyarakat sehingga sampai jatuhnya Pemerintahan Orde Lama, kehidupan menjadi serba sulit dan penduduk menjadi miskin dan selalu was-was menghadapi situasi yang tak menentu. Masa kehidupan kecilku sudah mulai ditempa dengan keadaan serba kekurangan dan kemiskinan.

Dari keadaan seperti itu orang tuaku yang hidup di pedesaan tersebut selalu prihatin akan nasibku kelak, sehingga dengan bekal tekad, niat dan kajad setiap malam orang tuaku hanya bekerja mencari ikan (nyuluh belut, kodok dan lain-lain untuk dijual) sedangkan disiang hari mencari daun bambu kering untuk membakar batu bata bahkan pekerjaan berat apapun juga dilakoni kecuali pekerjaan yang merugikan orang lain. Dari kehidupan itu orang tuaku  selalu dimaki dan dijauhi bahkan dibencii oleh sanak saudara, hal demikian dikarenakan terlalu miskin dan hinanya sehingga dikucilkan dari kehidupan, penderitaan berlalu hingga hampir 5 tahun lebih, atas berkat rakhmat Tuhan Yang Maha Esa orang tuaku mulai dapat hidup layak karena adanya perobahan kehidupan menjadi pegawai negeri sipil walau hasil hanya golongan rendahan dan gaji pas-pasan,, orang tuaku tersebut tidak putus asa untuk mencari pekerjaan sambilan di sawah. Kini aku mulai tumbuh dan nalar untuk berfikir realistis, sering aku diajak ke sawah dan ke tempat-tempat bersejarah disitu aku mulai ditunjukkan pada jalan yang benar menuju jalan lurus pada Allah. Karena sangat lucu dan lincahnya aku, kata orang tuaku, maka banyak orang yang menginginkan aku untuk dipungut jadi anaknya.

Waktu begitu cepatnya melibas jaman, setiap saat orang tuaku mengajak ketempat orang- orang pintar / linuwih, sudah pasti beliau- beliau selalu memohon kepada orang tuaku untuk mengasuhku dan dijadikan anaknya, dari kejadian tersebut hingga aku selalu merenung dan berfikir ada apa gerangan pada diriku ini ?. Semasa bocah aku sudah mulai dapat mencari nafkah sendiri dengan cara buruh atau ikut menuai padi pada orang lain dengan imbalan bawon, cari kayu bakar untuk dijual, ikut ngepel lantai di Pendopo Kabupten Purworejo dan di Gedung Wanita A.Yani disitu benar-benar aku sudah ditempa dengan kepahitan dan kerasnya kehidupan, semua itu  ku jalani dengan iklas agar kelak supaya tahan banting terhadap situasi apapun juga.

Mendekati ujian akhir di Sekolah Dasar (SD) aku sudah mulai berani datang ke makam dimalam hari pada seorang linuwih yang telah meninggal  dunia untuk neter keberanian, dari situ aku mulai diperlihatkan pada dunia gaib. Semenjak kecil aku sering megurangi makan dan tidur hingga suatu ketika menjelang umur 12 tahun pernah mimpi didatangi oleh seekor gajah putih yang datang memancarkan air mani (sperma) pada tubuh dan kepalaku hingga basah kuyup penuh dengan cairan putih. Kemudian 3 tahun kemudian didatangi oleh Almarhum Pangeran Heru Cakra Rama Semana, aku dikasih celana pendek bekas warna putih. Dari kejadian tesebut aku masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP), luar biasa di bangku Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) aku selalu mendapatkan rangking kelas, saat aku duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA) betapa prihatinnya kehidupan buruh tetap ku jalani seperti buruh mencangkul, panjat kelapa, dan lain-lain demi untuk menopang biaya sekolah guna meringankan beban orang tua hingga saat itu sangat anti pada cewek karena merasa rendah diri sebagai orang yang tak punya, aku berangkat sekolah dengan jalan kaki di pagi hari sedangkan untuk pulang aku naik angkutan umum, semua ini kulakukan semat-mata untuk neter laku prihatin, sangat bersemangat dalam belajar hal itu akhirnya membuahkan hasil hingga mendapatkan rangking hingga kelas II pada jurusan IPA dan aku pernah mewakili sekolah pada kejuaraan umum Cerdas Cermat di TVRI Yogyakarta dapat juara dua.
 

 
 
Views: 1980 | Added by: satriaputih212 | Rating: 1.8/6
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Calendar
«  January 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Entries archive
Site friends
  • Create a free website
  • Online Desktop
  • Free Online Games
  • Video Tutorials
  • All HTML Tags
  • Browser Kits
  • Statistics

    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0